ILMU AKAN TERUS BERKEMBANG SELARAS DENGAN PERKEMBANGAN ZAMAN YANG SEMAKIN CANGGIH

Kamis, 24 September 2015

Naskah Drama - Persahabatan Itu Indah

 Drama Realitas

Karya
(Hafizh.H, Febi.F)

Perkenalan tokoh :
1.    Omsih    : Gadis berusia 17th yang merasa kesepian namun ramah dan baik
2.    Dini    : Gadis berusia 17th yang sedikit bawel (cerewet)
3.    Yuliani    : Gadis berusia 17th yang pendiam
4.    Siti    : Gadis berusia 17th yang sederhana dan baik
5.    Feby    : Gadis berusia 17th yang nakal namun dia baik
6.    Hafizh    : Pemuda berusia 40th seorang ayah yang selalu sibuk dengan kerjanya
7.    Gusti    : Pemuda berusia 23th seorang penjual di warung yang baik
8.    Sakti    : Pemuda berusia 17th yang nakal dan cuek
9.    Aidil    : Pemuda berusia 16th yang nakal dan senang mabuk
10.    Nanda    : Pemuda berusia 17th ** 2 orang sahabat yang sholeh, baik, dan peduli sesama
11.    Rizky    : Pemuda berusia 19th seorang kakak yang hobi bermain motor

Kisah yang menceritakan sebuah persahabatan antar remaja yang menggaris bawahi bahwa persahabatan itu indah.
pada waktu siang hari dari sebuah jendela yang berada di dalam kamar terlihatlah seorang gadis yang seolah  sedang berbicara sendiri.
Omsih    : hmm... BT, keluar main enak kali yahh? (sambil duduk dan berpikir)
Oiiaa...  HP.. HP.. (sambil mengambil hpnya yang ada di atas meja)
0838.... ok (tuutt.. tuutt.. tuutt) Halo Dini kamu dimana?
Dini    : Iya halo, aku di rumah ni, kenapa?
Omsih    : Kerumah aku ya din, BT nih gw, ajak yang lain juga ya, oke 
Dini    : Siip tapi gw siap – siap dulu yah
Omsih    : Iya cepet tapi yah (sambil tertawa kecil) hehe
Dini    : Telpon apa SMS, telpon SMS, hmmm (berpikir dan bingung)
Oke !!!  SMS ajah haha (sambil tertawa sendiri)

Contoh Makalah Global Warming

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat  tuhan Yang Maha Esa bahwa penulis telah menyelesaikan tugas makalah Bahasa Indonesia dengan membahas tentang Pencemaran Lingkungan.
Dealam penyusunan tugas atau materi ini tidak sedikit hambatan yabg kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang kami hadapi teratasi.
Semoga materi ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi kami sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, amin.

Bekasi ,15 April 2011


Penyusun




Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat  tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat rnemberikan efek merusak.

Suatu zat dapat disebut polutan apabila:
1. jumlahnya melebihi jumlah normal
2. berada pada waktu yang tidak tepat

Perahu Jung

Perahu Jung Dari Cina

Perahu bercadik terkenal yang terpahat di Borobudur, disebut dengan Perahu
Borobudur, hanyalah satu petunjuk bahwa kapal-kapal dan pelayaran telah
memainkan peran besar dalam segenap urusan Jawa dan Laut Jawa selama
berabad-abad
sebelum abad ke-15. Maka tidak mengherankan tatkala pelaut Portugis
mencapai
perairan Asia Tenggara pada awal tahun 1500-an mereka telah menemukan
wilayah
ini didominasi kapal-kapal dagang milik orang Jawa yang disebut dengan
"Jung
Jawa". Pada saat itu jung-jung ini menguasai jalur rempah rempah yang
sangat
penting, yang terbentang antara Malaka, Jawa, dan Maluku.

Istilah "Jung" digunakan pertama kali dalam catatan-catatan perjalanan
Rahib
Odorico, John de Marignolli, dan Ibnu Battuta pada abad ke-14. Sebagian
pendapat
menyatakan bahwa istilah "jung" berasal dari kata chuan (bahasa Cina) yang